TUBAN – Kakanwil BPN Provinsi Jawa Timur hadir dalam Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) NU Jawa Timur yang digelar di Pondok Pesantren Sunan Bejagung, Kabupaten Tuban, Sabtu (11/04). Kehadiran Kakanwil BPN Jatim, Asep Heri, merupakan sebuah bentuk komitmen kuat untuk mempercepat pengamanan aset-aset milik Nahdlatul Ulama (NU) melalui program sertifikasi yang masif dan terintegrasi.
Salah satu langkah yang akan dilakukan oleh Kanwil BPN Jatim adalah sinkronisasi data aset NU menggunakan teknologi terkini. Kakanwil menjelaskan bahwa pihaknya tengah menyusun peta tematik yang mencakup, letak presisi tanah, koordinat geotagging, luas lahan yang akurat serta status alas hak.
“Kita ingin semua aset NU terpotret secara digital dan akurat. Dengan geotagging, potensi tumpang tindih lahan bisa kita minimalisir sedini mungkin,”ujarnya.
Hadir dalam Musyawarah Kerja Wilayah NU Jawa Timur, Wakil Gubernur Jatim, Emil Elestianto Dardak, Ketua PWNU Jatim, KH. Kikin A.Hakim, pengurus besar Nahdlatul Ulama, serta tokoh agama.
Banyaknya jumlah aset NU di Jawa Timur, Kakanwil BPN Jatim mendorong percepatan pendaftaran melalui kolaborasi lintas sektor. Program ini tidak hanya mengandalkan petugas kantor pertanahan, tetapi juga melibatkan relawan, kepala desa sebagai garda terdepan data wilayah serta Mahasiswa melalui skema pengabdian atau magang untuk membantu pendataan di lapangan.
#bpnjatim
#ATRBPNKiniLebihBaik
#ATRBPNMajudanModern
#MelayaniProfesionalTerpercaya
#PejabatPengelolaInformasidanDokumentasi
Posting Komentar